penyebab korsleting listrik

Penyebab Korsleting Listrik dan Cara Mengatasinya

Banyak yang tidak terlalu menaruh perhatian pada aliran listrik di dalam hunian. Padahal kalau aliran listrik terabaikan dan tidak terpantau saat menggunakannya, bisa berakibat fatal. Kebakaran bisa menjadi risiko jika penggunaan listrik tidak terpantau dengan baik. Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, Anda harus paham mengenai korsleting listrik. Artikel berikut akan membahas penyebab dan cara mencegah korsleting listrik.

Pengertian Korsleting Listrik

Korsleting atau yang awam dikenal sebagai konslet adalah istilah untuk arus pendek listrik. Hal itu terjadi akibat adanya aliran listrik yang menyimpang dari garis kabel yang telah terpasang. Menyebabkan aliran arus listrik akan melalui jaringan yang lebih pendek dari seharusnya.

Atau secara teknis, penyebab korsleting ini terjadi karena arus listrik terputus. Ada tabrakan antara arus listrik positif dengan arus listrik negatif yang menyebabkan korsleting listrik.

Penyebab Korsleting Listrik

Terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik tentu sangat berbahaya, karena bisa merenggut korban jiwa. Untuk menghindari terjadinya arus pendek listrik, Anda wajib mengetahui apa saja penyebab korsleting listrik yang akan dijelaskan sebagai berikut:

1. Penyambungan Kabel yang Tidak Sempurna

Kabel yang sambungannya tidak sempurna, berisiko tinggi terjadi korsleting listrik di gedung ataupun tempat tinggal. Apabila penyambungan kabel tidak rapi dan isolator pada kabel tidak terpasang dengan rapat, arus listrik pada kabel bisa keluar jalur dan menyebabkan arus pendek.

2. Stop Kontak Sudah Kendur

Penyebab korslet listrik selanjutnya adalah stop kontak yang sudah kendur. Stop kontak yang sudah tidak stabil dan tidak kokoh lagi mengakibatkan kualitasnya menurun. Cara kerjanya pun tidak bagus lagi. Kendurnya stop kontak dapat menghasilkan percikan api yang mengakibatkan korsleting listrik.

3. Perangkat Listrik Berkualitas Rendah

Perangkat listrik yang tidak sesuai standar keamanan atau yang berkualitas rendah, dapat meningkatkan risiko terjadinya korsleting listrik. Sebab komponen penyusunnya terlalu ringkih dan mudah rusak. Oleh karena itu, Anda harus pastikan sudah memakai perangkat listrik yang berlogo SNI.

4. Paparan Suhu Tinggi

Apabila perangkat listrik terkena paparan suhu tinggi yang terlalu berlebihan atau berada di dekat sumber panas seperti api, bisa menyebabkan arus pendek listrik. Maka dari itu, pastikan perangkat listrik tidak berada di dekat sumber penghasil panas.

5. Kabel Tidak Sesuai

Anda harus menggunakan kapasitas kabel yang sesuai dengan penggunaannya. Artinya, jika Anda membutuhkan listrik dengan tegangan cukup tinggi, pastikan kapasitas kabel yang mengaliri arus listriknya sudah sesuai dan tidak berada di bawah tegangan yang Anda gunakan. Upaya tersebut salah satu cara mencegah korsleting listrik.

6. Stop Kontak yang Kelebihan Muatan

Stop kontak berbentuk terminal T adalah perangkat listrik yang umum digunakan untuk keperluan sehari-hari. Namun, tidak jarang terjadi korsleting pada stop kontak akibat penggunaan yang serampangan.

Salah satu penyebab stop kontak konslet adalah stop kontak yang kelebihan muatan. Jika kabel yang tertancap di stop kontak terlalu banyak dan menumpuk, dapat menghasilkan panas. Suhu tinggi itu berasal dari arus listrik yang terakumulasi oleh stop kontak. Korsleting pun dapat terjadi.

7. Stop Kontak Basah

Air adalah zat yang dapat menghantarkan listrik. Jika perangkat listrik terkena tumpahan air, tentu bisa menyebabkan korsleting listrik. Oleh karena itu, jauhkan seluruh perangkat dan sumber listrik dari percikan air.

Cara Mencegah Korsleting Listrik

Ada beberapa cara mencegah korsleting listrik yang bisa Anda terapkan di rumah agar terhindar dari potensi mengalami korsleting listrik. Berikut adalah kiat-kiatnya:

Menu
× Butuh bantuan? klik disini!