contoh jsa

Contoh JSA atau Job Safety Analysis diperlukan sebagai referensi atau sekedar penambah Job Safety Analysis yang telah kita buat. Job Safety Analysis adalah sebuah metode yang digunakan oleh pekerja untuk mengidentifikasi bahaya yang ada dalam setiap tahapan pekerjaan dan penentuan pengendalian terhadap bahaya tersebut. JSA sangat penting agar seluruh pekerja yang terlibat dalam pekerjaan menyadari bahaya yang ada dan mampu melaksanakan pengendalian bahaya yang telah disepakati.

Pembuatan job safety analysis sebenarnya tidak terlalu sulit. Kita hanya harus tahu tahapan-tahapan pekerjaan, menganalisa bahaya dalam setiap tahapan dan merencanakan pengendalian risiko. Tentunya, kita harus melakukan diskusi dengan pekerja, pemberi kerja, supervisor area dan tim keselamatan dan kesehatan kerja agar job safety analysis yang dibuat lebih komprehensif.

Meskipun terlihat mudah, kita masih bisa menjumpai rekan-rekan kita di bidang K3 yang kesulitan dalam membuat job safety analysis. Padahal, mereka telah mendapatkan pelatihan K3 yang ilmu dasarnya adalah identifikasi bahaya seperti yang ada di dalam job safety analysis. Padahal, mereka yang mengerti kondisi pekerjaan dan lingkungan kerja mereka seperti apa.

Perlu dicermati di sini, contoh Job Safety Analysis yang ada tidak pasti sama di semua tempat. Berbagai tempat mungkin memiliki kondisi dan proses pekerjaan yang berbeda atau juga berbeda dalam hal prosedur dan template form yang digunakan. Berikut adalah 9 contoh JSA untuk pekerjaan-pekerjaan yang umum di tempat kerja:

1. Contoh JSA mengebor

Pekerjaan mengebor biasa dilakukan untuk memasang rambu-rambu atau benda lain ke dinding dan bisa juga ke lantai. Dalam pekerjaan mengebor, kita bisa terpapar risiko debu masuk ke mata dan juga tergores mata bor.

>> Download Contoh JSA Mengebor <<

2. Contoh JSA naik tangga

Tangga biasa digunakan untuk mengakses ketinggian. Risiko yang muncul dalam aktifitas ini adalah terjatuh dan terpeleset. Kita harus mengendalikan risiko dari aktifitas naik tangga sehingga kita bisa selamat.

>> Download Contoh JSA Naik Tangga <<

3. Contoh JSA Penggalian

Penggalian tanah dilakukan ketika ada pemasangan atau pelepasan jalur kabel atau jalur pipa. Penggalian juga dilakukan untuk memasang struktur baik bangunan atau bagiannya agar bisa lebih kuat. Dalam penggalian, bahaya yang paling besar adalah adanya jalur kabel atau jalur pipa yang sudah terpasang sebelumnya sehingga ketika kita menggali kita bisa tersetrum atau membuat kebocoran dari pipa.

>> Download Contoh JSA Penggalian <<

4. Contoh JSA Penggerindaan

Penggerindaan dilakukan untuk memotong logam. Dalam penggerindaan, gerakan gerinda yang bergesekan dengan logam akan memunculkan bunga api yang berisiko kebakaran. Selain itu, risiko terkena bagian besi yang terpelanting juga ada.

>> Download Contoh JSA Penggerindaan <<

Baca Juga: 

5. Contoh JSA Mengelas

Pengelasan dilakukan untuk menyambung atau menambal permukaan logam. Pengelasan biasanya menggunakan trafo, argon atau gas lain sebagai bahan panas untuk melelehkan logam yang ingin disambung atau ditambal. Risiko terbakar, sinar ultraviolet, meledak terdapat pada aktivitas pengelasan. Setelah mengelas pun kita harus memastikan bahwa tidak ada bunga api yang terbawa aliran air atau udara karena bisa muncul risiko kebakaran.

>> Download Contoh JSA Mengelas <<

6. Contoh JSA ruang terbatas

Menu
× Butuh bantuan? klik disini!