4 Langkah Dasar Menyusun Laporan Investigasi Kecelakaan Kerja yang Baik

Apa yang karyawan lakukan? Memegang lututnya, memegang sikunya, menutup lukanya, berteriak.

Kita perlu juga untuk mendeskripsikan bagaimana rekan kerjanya merespon terhadap kecelakaan tersebut. Apakah mereka memanggil bantuan, memberikan pertolongan pertama, mematikan perlengkapan, memindahkan korban, dan sebagainya

Kecelakaan harusnya dideskripsikan secara detail pada laporan investigasi kecelakaa agar pembaca mendapat bayangan yang jelas tentang apa yang sedang terjadi. Anda juga dapat menggunakan diagram yang secara efektif dapat menunjukkan urutan terjadinya kecelakaan. Lebih baik lagi jika Anda dapat memasukkan foto tentang kecelakaan sehingga pembaca dapat mudah memahami.

  1. Analisis Kecelakaan

Laporan Anda haruslah mencakup analisis yang dalam tentang penyebab kecelakaan. Penyebab tersebut meliputi:

  • Penyebab langsung, misalnya tumpahan di lantai sehingga menyebabkan terpeleset
  • Penyebab tidak langsung, misalnya: karyawan tidak menggunakan sepatu kerja yang anti licin atau sedang membawa tumpukan barang yang menghalangi pandangannya
  • Faktor kontribusi lain, misalnya: tekanan pekerjaan, tidak ada rambu peringatan, tidak adanya training dan prosedur
  1. Rekomendasi

Rekomendasi untuk perbaikan dapatlah meliputi perbaikan langsung ataupun jangka panjang seperti:

  • Pelatihan karyawan tentang praktek kerja aman
  • Pemeliharan mesin rutin yang menjaga perlengkapan dalam kondisi operasi yang baik
  • Evaluasi dari prosedur kerja dengan rekomendasi perbaikan
  • Melakukan Analisa bahaya untuk evaluasi bahaya lain dalam tugas tertentu dan melatih karyawan terhadap bahaya ini
  • Pengendalian teknik untuk membuat tugas lebih aman atau pengendalian administrative untuk mengganti cara tugas dilakukan.

Sumber: katigaku.id

Bagikan: