6 Cara Menggunakan Full Body Harness yang Harus Diperhatikan

cara menggunakan full body harness
  1. Pegang bagian D-Ring pada full body harness dan goyangkan secara perlahan, pastikan tidak ada webbing/ tali yang terpelintir dan pengencangnya (chest strap) terbuka
  2. Pegang tali bahu (shoulder strap) dan masukkan tangan satu persatu ke dalam tali. Pastikan D-Ring berada di bagian belakang badan Anda, tepatnya di bagian punggung (antara tulang belikat)
  3. Tarik dan kencangkan tali kaki (leg strap), lalu pasangkan/ hubungkan pada buckle. Untuk jenis quick connect buckle, Anda akan mendengar bunyi “klik”, jika buckle sudah terpasang dengan benar. Atur lingkar tali pada kaki sesuai kenyamanan Anda. Pastikan tali kaki tidak tertukar
  4. Pasangkan tali dada (chest strap) dan hubungkan tab buckle pada receptor sampai terdengar bunyi “klik”
  5. Pastikan dengan tangan bahwa full body harness sudah terpasang benar dan tidak ada tali yang terpelintir
  6. Biarkan orang yang kompeten memeriksa full body harness dan memasang lanyard pada D-Ring (bila diperlukan).

Catatan: Full body harness harus terpasang dengan pas, tidak terlalu longgar atau terlalu kencang.

Full body harness harus diperiksa secara visual sebelum digunakan, termasuk juga alat pelindung jatuh lainnya seperti lanyard dan lifeline. Pemeriksaan peralatan secara berkala oleh orang yang kompeten untuk mengecek kerusakan harus dilakukan setidaknya setiap 6 bulan dan sebelum memulai pekerjaan di ketinggian.

Jangan sekali-kali menggunakan full body harness jika terlihat adanya kerusakan secara visual, tidak layak digunakan sesuai catatan inspeksi terakhir, dinyatakan tidak layak oleh orang yang kompeten, dan sudah melewati masa kedaluwarsa. Sebelum bekerja di ketinggian, pastikan full body harness yang digunakan sesuai beban tubuh Anda dan hindari menggunakan full body harness melebihi kapasitas beban maksimum aman yang ditetapkan, yakni 310 lbs (141 kg). Lakukan langkah-langkah penggunaan full body harness di atas secara benar demi keselamatan Anda saat bekerja di ketinggian!

HSE Prime sangat peduli akan keselamatan kerja, bagi anda yang ingin memahami aspek-aspek dalam bekerja di ketinggian bisa mengikuti program Pelatihan Bekerja di Ketinggian dengan kategori Pelatihan TKPK I dan TKBT II yang bersertifikasi Kemnaker RI, dan telah dipercaya oleh banyak perusahaan swasta maupun pemerintahan. Untuk informasi lebih lanjut klik disini.

Sumber Artikel: safetysignindonesia.id

Bagikan: